Jumat, 23 April 2021

Apa Arti Toxic? Adakah Padanannya dalam Bahasa Indonesia?

Menurut Anda, apa arti kata toxic? Mengapa istilah ini sering kita temukan di berbagai media daring di Indonesia?

apa arti toxic

Saya yakin, Anda pasti akrab dengan kata toxic. Istilah ini sering dikaitkan dengan keadaan hubungan antar manusia yang tidak sehat.

Beberapa contoh istilah yang berhubungan dengan kata toxic acap kita temui di pelbagai media massa dan media sosial. Misalnya toxic relationship, toxic parents, toxic people, dan lain-lain.

Baca juga: Antara Porter di Bandara dan Kuli Panggul di Pasar

Selain itu, ada pula orang yang menggabungkan kata asing ini dengan kata dalam bahasa Indonesia. Sebagai contoh bisa kita sebut kata hubungan toxic atau orang tua toxic.

Kondisi demikian menimbulkan sebuah pertanyaan dalam hati. “Apakah memang tidak ada padanan kata ini dalam bahasa Indonesia?”

Aturan Penyerapan Istilah Asing

Melihat komposisi kata toxic, saya langsung mengingat sebuah aturan yang terkait dengan pembentukan istilah dalam bahasa Indonesia. Aturan ini berhubungan dengan perubahan huruf.

Berpedoman pada Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia atau bisa disingkat PUEBI, saya mencari ketentuan dimaksud. Dalam PUEBI saya menemukan aturan menyangkut kaidah ejaan yang berlaku bagi unsur kata serapan dari istilah asing.

Baca juga: Padanan Kata Walkie Talkie dalam Bahasa Indonesia

Huruf “x” yang berada di tengah sebuah kata akan berubah menjadi huruf “ks”.  Misalnya kata taxi berubah menjadi taksi.

Sedangkan huruf “c” yang berposisi di bagian belakang sebuah kata akan berubah menjadi huruf “k”. Contohnya, kata cubic berubah menjadi kubik.

Berdasarkan ketentuan tersebut, maka istilah toxic akan berubah menjadi toksik ketika diserap ke dalam bahasa Indonesia.

Kata Toxic dalam Bahasa Indonesia dan Artinya

Untuk meyakinkan prediksi itu, saya segera membuka Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring. Begitu saya tik kata toksik pada bilah pencarian, kamus itu langsung menyodorkan sejumlah makna.

Sembari mengingat ketentuan dalam PUEBI yang berkaitan dengan urusan ini, saya langsung meyakini satu hal. Ternyata, kata toksik merupakan kata baku dalam bahasa Indonesia yang merupakan serapan dari kata toxic.

Baca juga: Manfaat Kosakata Langka

Terdapat tiga arti kata toksik yang tercantum dalam KBBI. Ketiga makna itu adalah racun, beracun, dan berkenaan dengan racun.

Sayang sekali, kamus bahasa Indonesia ini tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai kata toksik. Saya tidak menemukan kata-kata yang berhubungan atau contoh-contoh penggunaannya dalam kalimat.

Dari penjelasan ini, selanjutnya kita bisa mengira-ngira ungkapan yang lebih tepat bagi beberapa frasa yang menggunakan kata toxic. Misalnya saja, frasa toxic relationship bisa diganti menjadi hubungan toksik, toxic parents bisa diganti menjadi orang tua toksik, atau toxic people sebagai orang toksik.

Menggunakan kata toksik mungkin masih akan terasa ganjil karena kita telah terbiasa menulis kata ini dalam versi istilah asing. Namun, jika kita tidak segera mulai menggalakkannya, maka kata baku toksik tidak akan mampu bertahan karena terkubur oleh kegemaran kita menulis kata asing toxic.

Artikel Selanjutnya
Artikel Sebelumnya

penulis:

0 komentar: